aku tak sanggup utk membalas..
bahkan ku tak berniat utk mendendam..
rasa syg ku mengalahkan segala luka membekas..
ku hnya bisa menangis di gelapnya malam..
ingin ku meminta namun ku takut kau tuk berkata..
saat ku berbuat salah hnya kata usai yg bisa selalu kau kata..
seakan setahun yg kita lalui tak ada guna sampai saat ini..
ku hanya bisa terdiam menatap mu yg ku titipkan hati..
apa ku terlalu buruk di mata indah mu?
segala kesalahan msa lalu ku membuat mu bgitu acuh kepada ku..
rindu ku akan diri mu yg membuat ku menjadi cinta..
rndu ku akan diri mu yg sllu myemngati ku saat ku tak bisa..
apkah wktu tlah mngubah diri mu?
mngkin ku hrus lbih mngerti diri mu...
krn ku yakin kau pn tak ingin ku pergi..
krn ku yakin kau kan bersama ku wjudkan mmpi..
deardiaryku
Kumpulan berbagai puisi dan pengalaman selamat bergabung :)
Minggu, 17 Februari 2013
Rabu, 02 Januari 2013
aku galau
Sore ini seperti sore yang lainnya. Sore yang biasanya ku lewati hanya dengan secangkir kopi di tempat tongkrongan ku biasa. Namun keadaan berubah seketika saat awan menjadi gelap dan suara petir menggelegar dengan kerasnya dan pertanda bahwa akan turun hujan yang lebat.
Tetesan hujan perlahan datang satu persatu dengan lambatnya seperti mengikuti suara angin yang berhembus secara perlahan,namun tak lama kemudian hujan itupun mengguyur dengan keras nya seakan mengeroyoki bumi dengan tetesan-tetesan air yang berjuta jumlahnya.
Sesaat pun aku tersibak dengan keadaan ini,disaat hujan yang seperti ini ku pernah menjemputnya, menjemput orang yang ku sayang namun kini tak bersama ku lagi. Lamunan ku terus menjauh dan membawa ku terbang ke dalam ruang imajinasi ku yang tertinggi.
Namun lamunan ku tiba-tiba hilang dikejutkan dengan suara wanita yang tiba-tiba datang menghampiri ku.
“eh Budi..bengong aja…Udah lama di sini?”,sapa Rina yang tidak lain adalah teman karib ku sejak ku duduk SD dulu.
“hehe,,maklum Rina,,Gue lagi galau,udah nih..”,jawab ku singkat dengan tawaan nyengir kuda.
“lah..masih zaman galau..gak lah yaauuu”,ledek Rina kepada ku.
Seolah mencoba tetap tersenyum aku mengalihkan pembicaraan agar aku tak terlihat galau.
Dan kami berbicara panjang lebar mulai dari bercandaan hingga gosip pun telah kami bicarakan.Namun tiba-tiba sejenak pembicaraan berhenti saat Rina meminta pada ku untuk bercerita mengapa aku galau tadi.
“Bud..loe lagi ada masalah ya?”,Tanya Rina pada ku dengan nada yang mencoba meyakinkan ku untk bercerita panjang lebar dengannya.
“Iya Rin,hujannya ngingatin aku dengan mantan aku yang udah jauh di sana.”,jawab ku dengan nada yang sedih.
“memang kenapa sih..kan udah jadi mantan”,Tanya Rina ingin lebih mengetahui sesosok mantan yang ku rindukan itu dan membuat ku tiba-tiba galau tadi.
Ku ceritakan panjang lebar dengannya sedetil mungkin. Aku mencinta dia seperti aku mencintai diri aku sendiri.Memang dia adalah teman ku saat ku SD dulu dan kami bertemu kembali melalui jejaring sosial facebook.Dan pada saat ku kelas XI SMA aku pindah ke kota nya dan membuat hubungan kami semakin dekat dan kami akhir nya jadian. Aku dengannya cukup terbilang singkat bertemu dengan nya saat itu. 3 bulan aku bertatap muka dengannya namun sudah cukup membuat ku sangat mencintainya. Saat masa-masa kritis menjelang Ujian Nasional,ia selalu menyemangati aku dan selalu berada di belakang ku untuk mendorong aku supaya ku terus belajar dan mencapai angan ku untuk melanjutkan pendidikan ku di perguruan tinggi. Semuanya terasa indah dan tak terasa ada sebuah hambatan yang berarti hingga detik-detik pengumuman pun datang.Aku yang memang merantau ke luar kota memang sangat ingin kembali ke kampung halaman ku secepat mungkin karena aku merindukan kedua orang tua ku di sana.Namun hal ini menjadi dilema buat diriku dan dirinya.Di sisi ku aku takut meninggalkannya namun ku harus segera kembali.Dan disisinya pun dia merasa takut kehilangan diri ku dan tak pernah bertemu dengan ku lagi.
Akhirnya semuanya pun terjadi. Aku kembali ke kampung halaman ku dan meninggalkannya sendiri di sana.Awal nya tersirat dalam pikiran ku untuk mencoba-mencoba kembali ke sana dengan memilih perguruan tinggi yang ada di sana ke dalam pilihan ku untuk memasuki peguruan tinggi. Aku melakukannya tidak sendirian,diapun berencana seperti itu agar kami bersatu kembali. Hampir setiap malam kami betukar pikiran membahas pilihan di perguruan mana yang akan kami pilih dengan tujuan yang sama yang tidak lain agar kami bisa tetap bertemu nantinya.
Saat ujian masuk perguruan tinggi pun akhir nya datang,dengan berjuta harapan dan doa kami lewati agar kami bisa bersama.Namun hingga pengumuman pun apalah daya kami tetap tak bisa bersama.Hanya aku yang mampu lewat dalam ujian tersebut dan itu pun di kampung halaman ku sendiri yang di mana pilihan itu ku buat sebagai pilihan cadangan ku dan membuat ku tak bisa bersama dengan dia.
Dan dia akhirnya memutuskan untuk pergi ke Jakarta dan menambah jauh jarak antara kami berdua.
“terus kenapa putus? Kan bisa hubungan jarak jauh,Bud?”,potong Rina dengan memegang cangkir kopi susu yang akan diminumnya.
“hhehehe,,sabar Rin,,kan lagi gua certain,ntar juga nyampe ke situ kok cerita nya”,jawab ku bercanda sembari meminum kopi yang sudah mulai mendingin.
“ya udah..lanjutlah cerita nya”,jawab Rina singkat dan aku pun bercerita lagi dan melanjutkan cerita yang terputus tadi.
Setelah kami pun berjauhan,kami memutuskan untuk terus mencoba bertahan dan terus yakin akan satu sama lain untuk tetap setia dan menjalani hubungan kami walaupun kami kini sudah hubungan jarak jauh (lebih terkenal LDR). Awalnya semua nya tampak gampang dan tak ada sedikit masalah. Saling mempercayai dan selalu mencoba berkomunikasi secepat mungkin membuat kami terus bisa bersama.
Namun hubungan jarak jauh ini mungkin memang memiliki banyak kekurangan,yang awal nya kami berjalan dengan lancar nya namun di bulan-bulan ke depan nya suasana yang dirasakan mulai tak biasa. Mulai timbul tuduhan-tuduhan yang membuat hubungan tidak nyaman dan belum lagi ditambah mungkin rasa kejenuhan dalam hidup sendiri dan harus mencintai orang yang tak bisa bersama kita saat kita butuhkan.Hubungan itu pun terus berjalan dengan seperti itu,curiga,bosan,saling menuduh, hal-hal tersebut meretakkan hubungan kami dan kami pun akhir nya memutuskan untuk putus pada bulan ke 11.
“oww..udah 11 bulan rupanya ya,Bud.. pantesan galau.. udah lama juga tuh”, Rina memotong lagi.
“iya Rin.. gimana gak galau coba..”,jawab ku sendu.
“jadi kenapa kok ga balekan aja lagi!”,saran Rina singkat.
“Ga semudah itu Rin.”,jawab ku
“Hemm,,udah lah jangan galau lagi ya”,jawab Rina tersenyum menyemangati ku.
“Iya,iya Rin.”,aku pun ikut tersenyum.
“Ya udah,aku pulang dulu ya,udah ga hujan lagi tuh.”Ajak Rina kepada ku.
“Ya kamu duluan aja..Aku bentar lagi”.
“Awasss jangan galau yaa!!”, Pesan Rina kepada ku dan seraya menghilang dari pandangan ku sambil tersenyum.
Ku hanya mengangguk dan ku kembali masuk ke dalam lamunan ku.
Andaikan semua tak secepat ini.Andaikan semua nya tak seperti ini,tak perlu kami terpisah seperti ini. Jarak yang memisahkan mengalahkan perjuangan cinta kami saat ini.
Aku menarik nafas panjang dan dalam pikiran aku berpikir..Tuhan,,kalau di jodoh ku dekatkan dia kembali pada ku. Dan jika bukan dia jodohku semoga luka ku ini dapat segera sembuh,aku tak sanggup Tuhan.
Senin, 17 September 2012
cinta kita
sanggupkah engkau menjalin semua ini?
walaupun kita tak saling memandang sudah selama ini
sanggupkah engakau tetap bertahan dalam kesendirian di sana?
tetap menunggu hingga akhir nya ku menjemput diri mu dengan segenggam cinta
rindu yang tertahan
cinta yang tetap membuat kita terus bertahan
biarkan jarak bukanlah hambatan
hidup bersatu bukanlah hanya sebuah angan-angan
tetap tunggu diri ku kembali sayang
tetap tunggu diri ku membawa diri mu kembali ke kehidupan ku sayang
janji ku satu saat nanti
kita kan terus bersama hidup dan mati
walaupun kita tak saling memandang sudah selama ini
sanggupkah engakau tetap bertahan dalam kesendirian di sana?
tetap menunggu hingga akhir nya ku menjemput diri mu dengan segenggam cinta
rindu yang tertahan
cinta yang tetap membuat kita terus bertahan
biarkan jarak bukanlah hambatan
hidup bersatu bukanlah hanya sebuah angan-angan
tetap tunggu diri ku kembali sayang
tetap tunggu diri ku membawa diri mu kembali ke kehidupan ku sayang
janji ku satu saat nanti
kita kan terus bersama hidup dan mati
jalan ku
Terik nya mentari membakar tubuh ku
Mengalirkan tetesan keringat dari dalam tubuh ku
Lelah ku dapati terus mengejar mimpi
Semngat trus ku gandrungi sampai mimpi ku raih,,
Kelam tubuh ku
Hitam-Putih warna kulit ku
Berjalan di bawah terik sang mentari
Terus berjalan tanpa ada jalan yg pasti
Liku liku kulalui
Jlan terjal telah ku arungi
setapak demi setapak
selangkah demi selangkah
tak pernah mencoba berlari dari jalur ku
inilah hidup ku
ini lah jalan ku
ini lah perjuangan ku
demi cita cita ku dimasa depan kelak
Mengalirkan tetesan keringat dari dalam tubuh ku
Lelah ku dapati terus mengejar mimpi
Semngat trus ku gandrungi sampai mimpi ku raih,,
Kelam tubuh ku
Hitam-Putih warna kulit ku
Berjalan di bawah terik sang mentari
Terus berjalan tanpa ada jalan yg pasti
Liku liku kulalui
Jlan terjal telah ku arungi
setapak demi setapak
selangkah demi selangkah
tak pernah mencoba berlari dari jalur ku
inilah hidup ku
ini lah jalan ku
ini lah perjuangan ku
demi cita cita ku dimasa depan kelak
Minggu, 03 Juni 2012
aku
bulan n bntang kni dtg mnemani glap ny mlam..
d tmani hembusan sang angin mlm..
Yg Trut mnjga mu dlam llap tdur mu..
Hngg kw trjaga dan mny0ngs0ng hr dgn smbutan sng mentari..
Wlw q bkan bntang..
Wlw q bkan bulan..
Wlw q bkan hmbusan mlam..
Dan bhkan q jga bkan sng mentari..
Tp aq juga ingn slalu trut mnjga dri mu..
Stiap hmbsan nfas mu mnjd nfas tuk qu hdup..
Stiap snyuman yg kw brkan..
Mnjdikan qu bhgia tak trgantikan..
Qu kan jga dri mu sllu..
Hngga akhr wkt mmsahkan qta..
Hngg mata q trttp tak trbuka
d tmani hembusan sang angin mlm..
Yg Trut mnjga mu dlam llap tdur mu..
Hngg kw trjaga dan mny0ngs0ng hr dgn smbutan sng mentari..
Wlw q bkan bntang..
Wlw q bkan bulan..
Wlw q bkan hmbusan mlam..
Dan bhkan q jga bkan sng mentari..
Tp aq juga ingn slalu trut mnjga dri mu..
Stiap hmbsan nfas mu mnjd nfas tuk qu hdup..
Stiap snyuman yg kw brkan..
Mnjdikan qu bhgia tak trgantikan..
Qu kan jga dri mu sllu..
Hngga akhr wkt mmsahkan qta..
Hngg mata q trttp tak trbuka
Kamis, 31 Mei 2012
Sebuah Perjalanan
langkah ku seakan berat tertimpa bban,,,
nafas ku terengah dan trputus 1 demi 1...
fikiran ku menerawang jauh k dalam ruang kehampaan...
sejenak mncari arti ku hidup di dalam dunia yg hanya smntara ini...
kbahagian yg sjenak terasa hilang,,,
dan bagaikan tak kembali mndtangi diri ku,,,
yg diri ku kini terus tersakiti dan trus kan brtahan dgn hidup,,
walau ku pun mncba utk mngkhiri smua ini dgn cara ku...
sbuah hrga diri kini tak lagi brhrga,,
hnya sbuah kata sbgai pmanis nya diri ku...
betapa kelam dunia yg kini ku masuki,,
merasuk dlm diri ku hnya tuk brharap mndpat sbuah kbhgian,,,
kni ku kan mncoba sadar siapakah aku...
yg hnya sbuah lilin kcil d antra para sang bintang,,,
kni ku kan coba berbalik arah,,,
ku harap hidup ku kan bahagia,,,
prjalan ni sngat mnyakitkan,,,
tpi mngajarkan kan ku akn arti nya beban hdp ini...
mnjdi aktor bukan pnnton..
mnjadi pelaku bkan trsangka...
:)
:)
Kenangan Hanya Kenangan
sebuah perputaran wktu kini menggulirkan semua keadaan..
kini semua tak sama..
kini semua telah berubah...
wktu perlahan berevolusi...
mengubah sedikit demi sedikit semua keadaan di sekililing...
hanya sebuah kenangan yg terus mengikuti...
terus menghantui dan tidak akan pernah berubah..
terus terpikir dalam benak hati...
dan terkadang mengganggu bentuk perubahan dari evolusi wktu trsebut..
mencoba mengikis demi sedikit kenangan...
agar dapat terlupa dan terhapus dalam benak ku,,
agar ku dapat tenang menjalani kehidupan ku yg sudah berevolusi...
tanpa sebuah bayangan suram akan masa lalu yg kelam...
yaa....
kenangan hanya kenangan...
hnya utk dikenang dan tak perlu terlalu dipersoalkan...
kini jalan terbentang pnjang,,,
semakin dkat ku mnju titik kdewasaan...
hanya kenangan,,,
kenangan hanya kenangan...
Langganan:
Komentar (Atom)
